Bahasa Indonesia English
PENGUMUMANSELAMAT DATANG DI WEBSITE DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KABUPATEN LAMPUNG BARAT, http://www.dprd-Lampungbaratkab.go.id

Hearing Perdana Anggota DPRD Lampung Barat dengan Mitra Kerja

Bookmark and Share
05 Maret 2015 - 11:02:22 » Diposting oleh : » Hits : 1483 » Berita Dewan
Hearing Perdana Anggota DPRD Lampung Barat dengan Mitra Kerja

LAMBAR – Kemarin Rabu, (4/3), Sembilan anggota komisi III DPRD menggelar Hering perdana terkait tupoksi di Pemkab setempat setelah dilaksanakan rolling penjabat eselon II oleh Bupati Lampung Barat (Lambar) Drs. Hi. Muklis Basri, MM., dengan mitra kerja. SW. Sundari didampingi oleh, Wakil Ketua komisi III Syukur, A.Ma,Sekertaris Rizani Bina Putra, dan anggota Parosil Mabsusu, S.Pd., Dadin Ahmadin, Suryadi, S.Sos., Saiful Abadi dan Aminatul Zuhro. Banyak yang harus dipelajari setelah orang nomor satu di Lambar melakukan penyegaran (Rolling) eselon II di Pemkab Bumi Beguai jejama Sai Betik Ini, sebab dari itu komisi III DPRD Lambar melaksanakan Hering dengan sembilan mitra. Sembilan mitra yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Badan Penanggulangan Bencana, Badan keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan, Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan pertamanan, Rumah Sakit daerah Liwa. Selanjutnya, Bagian Kesejateraan Rakyat dan yang terahir Kantor Layanan Pengadaan. Seperti yang dikatakan Ketua komisi III DPRD SW. Sundari, Hering hari ini hanya perkenalan saja dan memberikan masukan-masukan untuk membangun Lambar ini lebih baik lagi dari sebelumnya. Namun, tutur dia, sayangnya kepala Dinas Kesehatan yang baru tidak bisa hadir karena ada pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. “Jika awalnya saja sudah buruk pasti akhirnya juga pasti akan buruk pula dan begitu juga sebaliknya,” jelas Politisi Demokrat tersebut. Menurutnya, jika terjalin kerja sama antara pihak legislatif dengan eksekutif maka suatu pekerjaan bisa terpecahkan dengan kepela dingin tampa harus memakai urat saat berbicara. Dalam menjalin kerja sama harus ada kordinasi dari pihak satu dengan pihak kedua. Sundari juga menambahkan, dia mempertanyakan kepada Dinas Pendidikan (Disdik), sebentar lagi siswa akan UN, program-program apa saja yang ada saat ini dan bagai mana tentang bantuan siswa miskin. Ini lah guna mitra kerja, siapa tau ada masukan dari pihak lain dan itu bisa menjadi bahan untuk Disdik agar kedepan bisa lebih meningkatkan program-program yang ada untuk saat ini. Menanggapi pemaparan-pemaparan yang yang disampaikan Sundari, Nukman mengatakan, untuk tahun 2015 cara kelulusan sisiwa setelah mengahadi UN sangatlah berbeda 70% kelulusan siswa dinilai dari sekolah dan 40% dari nilai ujian. “Sebelumnya 70% ditentukan dari ujina dan 40% dari sekolah,” ungkap Kadis Disdik tersebut. Pihaknya pribadi sangat mendukung program tersebut hal ini guna meningkatkan prestasi siswa dan mengetahui mana siswa yang berpotensi dan bisa menjadi kebanggaan di Kabupaten Penghasil Kopi ini. “Bantuan dana siswa miskin terlambat akibat pemberitahuan dari pusatnya terlambat dan SK belum diberikan,” imbuhnya. (Safri DPRD Lambar)

Berita Lainnya


Tinggalkan Komentar

  • Nama
  • URL
  • Komentar
  • Kode Verifikasi
  • 120 + 9 = ?
Web Link
DPR RI
MPR RI
DPRD RI
DPR RI
Agenda Dewan
Statistik
Total Hits : 998.531
Pengunjung : 382.833
Hari Ini : 122
Hits Hari Ini : 177
Online : 1
IP : 34.207.82.217
Browser : Other